Adalah aku seorang petualang,
Yang bahkan tak tahu sampai kapan langkahku akan terus menapak,
Dan membiarkan langkahku bertemu dengan langkahmu,
Pun rasaku, kubiarkan tersimpan rapi tanpa perlu ku ungkap,
Lagi-lagi cukup menatapmu meski hanya dari balik layar,
Dan membiarkan senyumku tersimpul hangat melihatmu,
Meski aku tak tahu siapa dirimu sesungguhnya,
Ah, benar,
Aku hanya mampu mengenalmu lewat aksara yang kau goreskan,
Aku, hanya mampu mendoakanmu di sepertiga malamku,
Ku rapalkan lewat bait doaku pada-Nya.
Dan berharap Dia menjawab doaku pada saat yang tepat.
Lantas, apa kau melakukan hal yang sama tuan?
09.11.15
-Wayan Ayu. W-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar