Minggu, 29 November 2015

Dan Aku Akan Tetap Menunggu

Dan aku akan tetap menunggu, meski pada kenyataannya kamu tak datang untuk menjemputku. Setidaknya, aku telah berusaha untuk menjadi tempat istirahatmu. Menyiapkan pundak ternyaman ketika kamu mulai lelah. Menciptakan rumah ternyaman ketika kamu ingin pulang.

Dan aku akan tetap menunggu, meski nyatanya kamu tak datang untuk sekedar mengetuk pintu rumah. Setidaknya, aku telah berusaha menjadi tempat singgahmu. Menyiapkan dua cangkir kopi untuk kita sesap bersama. Juga mendoakanmu di kala sunyi datang membungkus malam.

Dan aku akan tetap menunggu, meski nyatanya bukan kamu yang datang menjemputku. Setidaknya, aku telah belajar tentang arti menunggu. Dan, terima kasih telah mengisi ruang kosong di sini, di hatiku. Semoga kamu bahagia, dengan cinta yang kamu pilih.

Semarang, 30.11.15
Wayan Ayu. W

Tidak ada komentar:

Posting Komentar