Minggu, 25 Oktober 2015

Untukmu, Tuan!

Tuan, tolong lihat kami!!!
Kalian membuka mata tapi seakan tak melihat kami.
Kalian membuka telinga tapi seakan tak mendengar kami.
Berpura tuli, untuk perut kalian sendiri.
Berpura buta, dengan membuat neraka bagi kami.

Tuan, masihkah kalian punya hati??
Atau ternyata hati kalian telah membatu???
Keras,
Bisu,
Tuli,
Atas segala yang kalian lakukan.

Kau ciptakan neraka dunia bagi kami.
Perlahan tapi pasti.
Kau bunuh kami dengan caramu.
Dengan segala keserakahanmu kau buat alam ini murka.

Lagi, bahkan kau tak terlihat bersalah.
Lari, tunggang langgang meninggalkan kami.
Lantas, kau biarkan kami merintih menahan luka.
Kau buat kami menangis bisu tanpa suara.

Tuan, kau ciptakan kobaran api ini.
Kau timbulkan asap pekat menyesakkan dada.

Lihat tuan!!!
Masih sama,
Tak berubah,
Kabut pekat terlihat angkuh mengangkasa.
Si jago merah tak lagi takluk pada guyuran air.
Bahkan seolah sang bayu berkuasa penuh menyebarkannya.

Tuan, biarkan kami hidup.
Jangan lagi kalian porak porandakan alam ini.

25.10.15
-Wayan Ayu Widiaratna-

#Malam_Narasi_Owop

Tidak ada komentar:

Posting Komentar