Padamu, kenangan. Sepertinya aku harus meletakkanmu dalam kotak pandora. Mengunci rapat-rapat kamu di dalam sana. Lantas, membuang kuncinya hingga dasar lautan. Agar aku tak lagi mengingatmu.
Bukan. Bukan aku tak lagi mempedulikanmu. Tapi rasanya aku tak bisa lagi hidup denganmu. Aku tak bisa lagi berkutat dalam kubangan ceritamu. Dan aku, tak bisa lagi menjadi pemeran utama dalam setiap elegi rasamu.
Padamu, kenangan. Terima kasih atas segala yang kamu berikan kepadaku. Tentang bagaimana caranya memaknai cinta dan caranya mencintai. Karena tanpamu, aku mungkin akan selalu rapuh. Karena tanpamu, mungkin banyak hal yang luput dari pemahamanku. Sekali lagi, terima kasih.
Jakarta
(Sabtu, 05 Desember 2015 || 22:50)
Wayan Ayu. W
Tidak ada komentar:
Posting Komentar